Beranda > Hal-hal Yang Dianjurkan saat Ajal Menjelang > HAL-HAL YANG DIANJURKAN SAAT AJAL MENJELANG

HAL-HAL YANG DIANJURKAN SAAT AJAL MENJELANG

Ketahuilah, wahai para pembaca, bahwa hal atau keadaan yang diperlukan bagi orang yang menjelang kematian adalah sebagai berikut. la hendaknya tenang, damai, tidak banyak bergerak, dan siap dengan meng-ucapkan (dengan lidahnya) Kalimat Syahadah dan berprasangka baik kepada Allah dalam hatinya.

SIKAP TENANG. Dalam sebuah hadis, Rasulullah Saw bersabda, “Amatilah sesosok mayat dengan tiga keadaannya. Apabila keluar peluh pada dahinya, matanya basah oleh airmata, dan bibirnya menjadi kering, maka insya Allah rahmat Allah tercurah padanya. Dan apabila teng-gorokannya mendengkur keras, mukanya menjadi merah dan bibirnya mengeluarkan busa berwarna gelap, maka adzab Allah turun atasnya.” Adapun kelancaran dalam mengucapkan Kalimat Syahadah saat sakaratul-maut: Asyhadu alla ilaha Illallah (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah) maka hal ini adalah tanda dari kebajikan dan kesalihan.

Dalam sebuah hadis, Nabi Saw bersabda, “Ajarilah orang menjelang ajal di antara kalian mengucapkan, Laa ilaha illallah (Tiada Tuhan selain Allah), karena akan menghapus-kan dosa-dosa.”

Dalam hadis lainnya, beliau bersabda, “Barangsiapa yang pada saat menjelang kematian sadar [bersaksi] bahwa tiada Tuhan selain Allah, niscaya ia masuk Sorga.”

`Utsman bin Affan Ra, salah seorang sahabat terkemuka Nabi Saw berkata, “Ketika ajal tiba kepada seseorang di antara kalian, ajarilah (talqin-kan) ia, `, Laa ilaha illallah’, karena orang yang meninggal dalam keadaan mengucapkan kalimah ini, niscaya masuk Sorga.”

Sayidina `Umar Ra, berkata “Kunjungilah orang yang akan meninggal di antaramu dan ingatkanlah mereka dengan asma-asma Allah, karena mereka melihat apa-apa yang kalian tidak lihat dan ajarilah mereka `tiada Tuhan selain Allah.’.”

Nabi Saw bersabda, “Malaikat maut datang kepada seseorang yang akan mati. Lalu didapatinya tidak sesuatu pun ada di dalam hati orang itu. Kemudian ia membuka dengan paksa rahang orang itu dan menemukan di tepi langit-langit tertempel ucapan iliha illallah’. Maka Allah Ta’ala memberi ampun baginya.”

Maksud dari ucapan atau kalimah tauhid ini diucapkan oleh seseorang saat ajalnya yaitu bahwa di dalam hati orang itu tidak ada pikiran lain selain Allah, dan tidak ada tujuan lain di dalam hatinya selain bertemu dengan Allah Azza wa Jalla.

About these ads
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: